Cara Mengatasi Anak Yang Suka Mencuri dan Berbohong

Posted on

Meski berbohong, menipu dan mencuri bukanlah perilaku yang baik, namun hal itu justru umum terjadi pada mereka yang masih usia belia. Itu disebabkan karena anak-anak masih dalam tahap belajar tentang apa yang benar dan salah. Pentingnya Anda sebagai orang tua harusnya tidak bereaksi secara berlebihan jika anak Anda tertangkap melakukan kesalahan tersebut. Biarkan Anak Anda mengetahui bahwa perilaku tersebut adalah salah dan Anda tidak menyukainya, namun berikan reaksi yang wajar agar mereka tidak terlalu takut untuk mengungkapkan perasaannya. Lalu bagaimana bersikap yang wajar untuk menghadapi masalah tersebut dan bagaimana cara mengatasi anak yang suka mencuri, berbohong atau melakukan keduanya secara bersamaan tersebut?

Apa Penyebab Anak Melakukan Tindakan Mencuri?

Anak – anak tidak mengerti tentang apa itu mencuri, berbohong ataupun menipu. Mereka hanya mengambil barang yang bukan punya mereka karena tidak memahami apa itu mengenai kepemilikan. Mereka pun mungkin akan berbohong mengenai hal – hal kecil dan sepele karena tidak memahami mengenai apa yang sebenarnya dijelaskan dll. Namun, sebenarnya apa yang menjadi alasan anak untuk mencuri?

  1. Ada kebutuhan anak yang mendesak namun mereka enggan mengatakan kepada orang tua karena takut dimarahi.

  2. Untuk menjaga gengsi mereka di hadapan teman-temannya. Biasanya anak melakukan hal tersebut karena ingin dianggap oleh teman-temannya sebagai sosok yang hebat dll agar bisa diterima dalam kelompoknya.

  3. Memenuhi hal yang dirumah tidak bisa ia dapatkan seperti perhatian dari teman-teman namun cara yang dilakukan tidaklah benar.

  4. Mungkin ada contoh yang buruk yang pernah dilihat anak sehingga ditiru di kemudian harinya. Itu juga bisa dikarenakan karena anak tidak mengetahui hukuman bagi orang yang mencuri dalam islam maupun dalam agama lainnya yang juga tidak membenarkannya.

Kenapa Musti Berbohong dan Menutupi?

Biasanya, anak akan mengatakan perkataan yang tidak jujur untuk menutupi kesalahan jika Anda mengetahuinya, apa yang sebenarnya mendasari hal tersebut?

  1. Sebagai bentuk perlindungan diri karena mereka mempunyai anggapan jika berkata yang sesungguhnya orang tua akan memarahinya.

  2. Ingin terlihat pemberani, hebat dan kuat agar kelompoknya bisa menerima keberadaannya.

  3. Sebagai bentuk protes dan balas dendam terhadap sikap yang mereka peroleh.

  4. Menjadi budaya di lingkungan sekitar anak jadi mereka menirunya.

Nah, makanya sebagai orang tua janganlah hanya menyalahkan mereka atas apa yang mereka perbuat tapi cari juga alasan dibaliknya itu juga merupakan cara mengatasi anak yang tidak jujur.

Cara Mengatasi Anak Yang Suka Mencuri

Jika anak Anda ketahuan mencuri sesuatu, hal pertama yang harus dilakukan ialah jangan panik. Hal tersebut tidak mendeskripsikan bahwa mereka akan menjadi anak yang nakal dan bandel dikala dewasa nanti. Tenang dan lakukan cara berikut ini jika anak Anda kedapatan tangan telah mencuri:

  1. Jangan memarahi anak secara berlebihan jika Anda mendapatinya mencuri.

  2. Jangan menyalahkan diri Anda maupun orang lain atas perilaku anak Anda tersebut.

  3. Katakan pada anak untuk mengembalikan barang yang telah dicurinya. Jika yang dicuri miliki orang lain maka temani anak Anda untuk mengembalikan barang tersebut dan meminta maaf.

  4. Bersikaplah tegas terhadap anak mengenai sanksi yang akan ia dapatkan dan tidak ada toleransi mengenai hal ini seperti tidak boleh main selama beberapa lamanya ataupun yang lainnya.

  5. Bicara dengannya dari hati ke hati untuk mengetahui alasan sebenarnya kenapa anak Anda melakukan hal tersebut? Jadi jangan langsung menghakimi terhadap apa yang ia lakukan.

  6. Berikan perhatian terhadap hal yang lebih positif kepada anak Anda karena siapa tahu jika alasan dia mencuri hanyalah untuk mendapatkan perhatian Anda.jangan memberikan godaan atas apa yang pernah dilakukan seperti menaruh uang dan barang berharga secara sembarangan.

  7. Mintalah bantuan dari pihak lain jika pencurian tersebut telah mengarah kepada hal yang serius seperti psikolog atau guru BP di sekolah.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi dan cara mendidik anak yang suka mencuri agar menghentikan perilakunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *